Jumat, 13 Juni 2014

Pemanfaatan Internet Dalam BK



PEMANFAATAN INTERNET UNTUK BIMBINGAN KONSELING
Abdun Nafik  (12.0301.0011)

Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Kependidikan,
Universitas Muhammadiyah Magelang

navicabdun@gmail.com


 

ABSTRAKSI

Abstrak: Paper ini secara singkat menjelaskan  tentang teknologi komputer untuk bimbingan dan konseling. Menjelaskan tentang bagaimana menggunakan teknologi komputer dalam bimbingan dan konseling untuk membantu aktivitas klien atau administrasi di kantor. Paper ini menjelaskan sedikit tentang teknologi komputer aplikasi untuk bimbingan dan konseling. Solusi awal dari penggunaan potensi teknologi komputer untuk bimbingan dan konseling, manfaat komputer bagi bimbingan dan konseling.

Kata Kunci: Aplikasi Komputer, Internet, Bimbingan dan Konseling


1.Pendahuluan

A.        Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi atau sering disebut ICT (Information and Communication Technology) menghadirkan tantangan baru bagi praktisi bimbingan dan konseling. Teknologi informasi dan komunikasi lebih cenderung pada eksploitasi peran dan fungsi dari Teknologi Komputer. Berbicara ICT berarti berbicara komputer baik pemanfaatannya, peran dan fungsinya dalam kehidupan. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan media dalam pelaksanaan program layanan bukan tujuan layanan, maka pemanfaatannya hanya sebagai media untuk melakukan pendekatan-pendekatan, pemberian informasi, promosi, konsultasi dan masih banyak lagi. Untuk hasil yang memuaskan maka konselor diharapkan dapat berperan sebagai operator dan memahami fungsi dan peran teknologi dalam pelaksanaan tugasnya. Dengan kegiatan training atau pelatihan baik personal maupun kolektif secara rutin diharapkan keterampilan-keretampilan tersebut dalam dipeoleh dalam waktu singkat.

B.Identifikasi Masalah
Berkaitan dengan pemanfaatan ICT (Information and Communication Technology) paper ini akan mencoba mengkaji pemanfaatan komputer berbasis internet sebagai media layanan bimbingan dan konseling.

C.Manfaat
Untuk memaksimalkan pelayanan Bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan Internet

D.Metode Penelitian
Pada makalah yang dibuat digunakan metode pustaka yaitu dengan menggunakan berbagai sumber yang ada pada buku.

2. Teori-teori

Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari teknologi komputer dalam menunjang profesionalitas kerja konselor, maka konselor perlu mengetahui potensi apa yang terkandung pada teknologi komputer.  
Sampson , Kolodinsky, & Greeno 1997 menyatakan setidaknya ada 8 (delapan) potensi teknologi komputer berbasis internet yaitu : email / surat elektronik, potensi penggunaan oleh konselor antara lain : untuk terapi, marketing, screening, client/therapist, surat menyurat untuk penjadwalan atau janji, monitoring inter-sessions, transfer rekaman klien, referral, masukan pekerjaan rumah, penelitian dan collegial professional. (Bowman&Bowman,1998)website / homepage potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pemasaran/periklanan, diseminasi informasi, dan publikasi. komputer video conference potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk therapy, pekerjaan rumah,referraldankonsultasi. sistem buletin / listservs / newsgroups potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk konsultasi; referral /alih tangan kasus, sumber daya untuk informasi; dan kegiatan asosiasi professional.
(Bowman&Bowman,1998) simulasi terkomputerisasi potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk supervisi dan pelatihan kompetensi.pangkalan data / FTP (File Transfer Protocol) Sites potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk penelitian, sumber informasi bagi therapist, sumber informasi perpustakaan


3. Pembahasan
Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari teknologi komputer dalam menunjang profesionalitas kerja konselor, maka konselor perlu mengetahui potensi apa yang terkandung pada teknologi komputer. Sampson , Kolodinsky, & Greeno 1997 menyatakan setidaknya ada 8 (delapan) potensi teknologi komputer berbasis internet yaitu:email / surat elektronik, potensi penggunaan oleh konselor antara lain : untuk terapi, marketing, screening, client/therapist, surat menyurat untuk penjadwalan atau janji, monitoring inter-sessions, transfer rekaman klien, referral, masukan pekerjaan rumah, penelitian dan collegial professional. (Bowman & Bowman, 1998)
website / homepage potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pemasaran/periklanan, diseminasi informasi,danpublikasi.komputer video conference potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk therapy, pekerjaanrumah,referral dan konsultasi.sistem buletin / listservs / newsgroups potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk konsultasi; referral /alih tangan kasus, sumber daya untuk informasi; dan kegiatan asosiasi professional.(Bowman&Bowman,1998)simulasi terkomputerisasi potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk supervisi dan pelatihan kompetensi.pangkalan data / FTP (File Transfer Protocol) Sites potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk penelitian, sumber informasi bagi therapist, sumber informasi perpustakaan, transfer rekaman  klien,penilaian dan analisis.chatroom / electronic dicussion groups potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk terapi kelompok, membantu diri sendiri dan reinforcement (dukungan/pengukuhan).
software potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pelatihan keterampilan dan keahlian, bantuan diri sendiri,dan pelatihan keterampilan pekerjaan rumah.dari beberapa potensi penggunaan komputer berbasis internet diatas maka konselor dapat melakukan berbagai inovasi layanan bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan potensi tersebut, tentu dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan konselor.
Berdasarkan potensi penggunaan komputer untuk konselor, dapat diuraikan manfaat penggunaan teknologi computer untuk Bimbingan dan Konseling (Sampson , Kolodinsky, & Greeno 1997). Setidaknya ada 28 (dua puluh delapan) manfaat dari penggunaan komputer berbasis internet terhadap profesi konseling,
Tabel Manfaat Komputer berbasis Internet untuk Bimbingan dan Konseling
1.         Bantuan diri Software
2.      Client/therapistEmail/suratelektronik
3.      Collegial professional Email / surat elektronik
4.      Diseminasi informasi Website / homepage
5.      Dukungan / pengukuhan Chat rooms
6.      Kegiatan asosiasi professional Newsgroups
7.      Konsultasi a. Computer konferensi video, b. Newsgroups
8.      Marketing Email / surat elektronik
9.      Masukan Email / surat elektronik
10.    Membantu diri sendiri Chat rooms
11.    Monitoring inter-sessions Email / surat elektronik
12.    Pekerjaan rumah a. Email / surat elektronik, b. Computer konferensi video, c. Software
13.    Pelatihan keterampilan Software
14.    Pelatihan kompetensi Simulasi terkomputerisasi
15.    Pemasaran / periklanan Website / homepage
16.    Penelitian a. Email / surat elektronik, b. Pangkalan data / FTP site
17.    Penilaian dan analisis Pangkalan data / FTP site
18.    Publikasi Website / homepage
19.    Referral / alih tangan a. Newsgroups, b. Email / surat elektronik, c. Komputer konferensi video 20. Screening email / surat elektronik
21.    Sumber daya untuk informasi a. Newsgroups, b. Pangkalan data / FTP site
22.    Sumber informasi perpustakaan Pangkalan data / FTP site
23.    Supervisi Simulasi terkomputerisasi
24.    Surat menyurat untuk penjadwalan / janji Email / surat elektronik
25.    Terapi kelompok Chat rooms
26.    Terapi a. Email / surat elektronik, b. Komputer konferensi video
27.    Tindak lanjut post-therapeutic Email / surat elektronik
28.    Transfer rekaman klien a. Email / surat elektronik, b. Pangkalan data / FTP site
1.     Definisi Internet
Interconnected Network atau yang lebih populer dengan sebutan Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Internet bisa memberikan informasi yang sifatnya mendidik, positif dan bermanfaat bagi ummat manusia. tapi juga bisa dijadikan sebagai lahan kejelekan dan kemaksiatan. Hanya etika, mental dan keimanan masing-masinglah yang menentukan batas-batasnya apakah anda ingin menjadi seorang netter, hacker atau craker.
2.   Dasar-dasar    Internet
Dalam dunia internet ada istilah yang dikenal dengan browshing  yakni kegiatan menjelajah dalam dunia maya untuk mencari informasi. Browsing merupakan kegiatan mencari informasi dengan fasilitas bantu yang disebut Browser. Istilah kedua adalah Search Engine atau mesin pencari merupakan sebuah situs yang membantu mencari informasi diinternet. Istilah ketiga adalah Chating yakni kegiatan diskusi atau percakapan yang dilakukan dalam dunia maya.
a.   Browser adalah “alat pemandu menjelajah internet” yang akan mengantar anda malakukan berbagai aktivitas di internet “dunia maya”. Program standar penjelajah internet yang biasa kita pakai adalah Internet Explorer, karena pada dasarnya internet explorer merupakan bagian dari paket program sistem operasi windows, sebenarnya masih banyak web browser lain yang dapat anda gunakan walaupun cara pemakaiannya sama.
b.   Search Engine atau mesin pencari merupakan sebuah situs yang membantu mencari informasi diinternet. Hanya dengan mencantumkan sebuah keyword atau kata kunci secara otomatis search engine akan mencari dan menyajikan semua informasi yang mengandung kata tersebut kepada user atau pengguna. Untuk mengakses situs search engine dalam dilakukan dengan menggunakan fasilitas browser. Dalam dunia internet ada satu search engine yang sangat populer digunakan yaitu “google”.
c.   Chatting
Layanan IRC(Internet Relay Chat), atau biasa disebut sebagai “chat” saja adalah sebuah bentuk komunikasi diintenet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikkan melalui keyboard. Dalam sebuah sesi chat, komnunikasi terjalin melalui saling bertukar pesan-pesan singkat. kegiatan ini disebut chatting dan pelakunya disebut sebagai chatter. Para chatter dapat saling berkomunikasi secara berkelompok dalam suatu chat room dengan membicarakan topik tertentu atau berpindah ke modus private untuk mengobrol berdua saja dengan chatter lain. Kegiatan chatting membutuhkan software yang disebut IRC Client, diantaranya yang paling populer adalah software mIRC. Ada juga beberapa variasi lain dari IRC, misalnya apa yang dikenal sebagai MUD (Multi-User Dungeon atau Multi-User Dimension). Berbeda dengan IRC yang hanya menampung obrolan, aplikasi pada MUD jauh lebih fleksibel dan luas. MUD lebih mirip seperti sebuah dunia virtual (virtual world) dimana para penggunanya dapat saling berinteraksi seperti halnya pada dunia nyata, misalnya dengan melakukan kegiatan tukar menukar fileatau meninggalkan pesan. Karenanya, selainuntuk bersenang-senang, MUD juga sering dipakai oleh komunitas ilmiah serta untuk kepentingan pendidikan (misalnya untuk memfasilitasi kegiatan kuliah jarak jauh). Yahoo merupakan salah satu situs yang menyediakan fasilitas chatting yang cukup terkenal yakni yahoo messenger dengan softwarenya ymsr. Dengan fitur yang lebih lengkap seperti display foto, kamera (cam) dan suara (voice).
Dari berbagai uraian diatas maka seorang konselor dapat melakukan berbagai inovasi layanan bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan internet. Konselor mungkin dapat memulainya dengan merancang sebuah bentuk layanan yang berbasis internet kemudian menuangkannya dalam satuan layanan dan mengaplikasikannya.
4.   Penutup

Dewasa ini, penggunaan internet telah memasuki pada hampir semua aspek kehidupan,
baik sosial, ekonomi, pendidikan, hiburan, bahkan keagamaan. Kita dapat mengetahui berita-berita teraktual hanya dengan mengklik situs-situs berita diweb. Demikian pula dengan kurs mata uang atau perkembangan di lantai bursa, internet dapat menyajikannya lebih cepat dari media manapun. Para akademisi merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan internet. Aneka referensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Para mahasiswa tidak lagi perlu mengaduk-aduk buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Cukup dengan memanfaatkan search engine, materi-materi yang relevan dapat segera ditemukan. Selain menghemat tenaga dalam mencarinya, materi-materi yang dapat ditemui diinternet cenderung lebih up-to-date.
Buku-buku teks konvensional memiliki rentang waktu antara proses penulisan, penerbitan, sampai ke tahap pemasaran. Kalau ada perbaikan maupun tambahan, itu akan dimuat dalam edisi cetak ulangnya, dan itu jelas membutuhkan waktu. Kendala semacam ini nyaris tidak ditemui dalam publikasi materi ilmiah di internet mengingat meng-upload sebuah halaman web tidaklah sesulit menerbitkan sebuah buku. Akibatnya, materi ilmiah yang diterbitkan melalui internet cenderung lebih aktual dibandingkan yang diterbitkan dalam bentuk buku konvensional. Kelebihan sarana internet yang tidak mengenal batas geografis juga menjadikan internet sebagai sarana yang ideal untuk melakukan kegiatan belajar jarak jauh, baik melalui kursus tertulis maupun perkuliahan. Tentu saja ini menambah panjang daftar keuntungan bagi mereka yang memang ingin maju dengan memanfaatkan sarana internet.
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya internet dapat menimbulkan suasana yang berbeda dalam menjalin hubungan antara konselor dengan klien. Tapi internet hanya sebatas alat atau media dalam penyelenggaraan layanan bimbingan konseling bukan sebagai tujuan, maka konselor juga perlu memperhatikan efektifitas penggunaannya. Keberhasilan layanan yang diberikan amat tergantung dari keterampilan konselor dalam mengelola layanan bimbingan dan konseling.
daftar Pustaka
Triyanto, Agus. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling. No. 01 Th. I, Januari 2006.
Universitas Negeri Yogyakarta.
Soemantri, Maman. (2006). Mengenal kebutuhan keahlian computer di perguruan tinggi.
(
http://www.geocities.com/-mmsomantri/butuhkmpdipt.htm)
Avicena,Jurnal Kependidikan Tahun 1,  Nomor  01, Juni 2013, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Magelang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar