PEMANFAATAN INTERNET UNTUK BIMBINGAN KONSELING
Abdun Nafik
(12.0301.0011)
Program Studi
Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Kependidikan,
Universitas Muhammadiyah Magelang
navicabdun@gmail.com
ABSTRAKSI
Abstrak: Paper ini secara singkat menjelaskan tentang teknologi komputer untuk bimbingan dan
konseling. Menjelaskan tentang bagaimana menggunakan teknologi komputer dalam
bimbingan dan konseling untuk membantu aktivitas klien atau administrasi di
kantor. Paper ini menjelaskan sedikit tentang teknologi komputer aplikasi untuk
bimbingan dan konseling. Solusi awal dari penggunaan potensi teknologi komputer
untuk bimbingan dan konseling, manfaat komputer bagi bimbingan dan konseling.
Kata Kunci: Aplikasi Komputer, Internet, Bimbingan
dan Konseling
1.Pendahuluan
A.
Latar Belakang
Perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi atau sering
disebut ICT (Information and Communication
Technology) menghadirkan tantangan baru bagi praktisi bimbingan dan konseling.
Teknologi informasi dan komunikasi lebih cenderung pada eksploitasi peran dan
fungsi dari Teknologi Komputer. Berbicara ICT berarti berbicara komputer baik
pemanfaatannya, peran dan fungsinya dalam kehidupan. Teknologi informasi dan
komunikasi merupakan media dalam pelaksanaan program layanan bukan tujuan
layanan, maka pemanfaatannya hanya sebagai media untuk melakukan
pendekatan-pendekatan, pemberian informasi, promosi, konsultasi dan masih
banyak lagi. Untuk hasil yang memuaskan maka konselor diharapkan dapat berperan
sebagai operator dan memahami fungsi dan peran teknologi dalam pelaksanaan
tugasnya. Dengan kegiatan training atau pelatihan baik personal maupun kolektif
secara rutin diharapkan keterampilan-keretampilan tersebut dalam dipeoleh dalam
waktu singkat.
B.Identifikasi
Masalah
Berkaitan dengan pemanfaatan ICT (Information and Communication Technology) paper ini akan mencoba mengkaji
pemanfaatan komputer berbasis internet sebagai media layanan bimbingan dan konseling.
C.Manfaat
Untuk memaksimalkan pelayanan Bimbingan dan konseling
dengan memanfaatkan Internet
D.Metode
Penelitian
Pada makalah yang dibuat digunakan metode pustaka
yaitu dengan menggunakan berbagai sumber yang ada pada buku.
2. Teori-teori
Banyak
sekali manfaat yang dapat diperoleh dari teknologi komputer dalam menunjang
profesionalitas kerja konselor, maka konselor perlu mengetahui potensi apa yang
terkandung pada teknologi komputer.
Sampson ,
Kolodinsky, & Greeno 1997 menyatakan setidaknya ada 8 (delapan) potensi
teknologi komputer berbasis internet yaitu : email / surat elektronik, potensi
penggunaan oleh konselor antara lain : untuk terapi, marketing, screening,
client/therapist, surat menyurat untuk penjadwalan atau janji, monitoring
inter-sessions, transfer rekaman klien, referral, masukan pekerjaan rumah,
penelitian dan collegial professional. (Bowman&Bowman,1998)website /
homepage potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk
pemasaran/periklanan, diseminasi informasi, dan publikasi. komputer video conference potensi penggunaan oleh konselor antara
lain untuk therapy, pekerjaan rumah,referraldankonsultasi. sistem
buletin / listservs / newsgroups potensi penggunaan oleh konselor antara lain
untuk konsultasi; referral /alih tangan kasus, sumber daya untuk informasi; dan
kegiatan asosiasi professional.
(Bowman&Bowman,1998) simulasi terkomputerisasi potensi
penggunaan oleh konselor antara lain untuk supervisi dan pelatihan kompetensi.pangkalan
data / FTP (File Transfer Protocol) Sites potensi penggunaan oleh konselor
antara lain, untuk penelitian, sumber informasi bagi therapist, sumber
informasi perpustakaan
3. Pembahasan
Banyak sekali
manfaat yang dapat diperoleh dari teknologi komputer dalam menunjang
profesionalitas kerja konselor, maka konselor perlu mengetahui potensi apa yang
terkandung pada teknologi komputer. Sampson , Kolodinsky, & Greeno 1997
menyatakan setidaknya ada 8 (delapan) potensi teknologi komputer berbasis
internet yaitu:email / surat elektronik, potensi penggunaan oleh konselor
antara lain : untuk terapi, marketing, screening, client/therapist, surat
menyurat untuk penjadwalan atau janji, monitoring inter-sessions, transfer
rekaman klien, referral, masukan pekerjaan rumah, penelitian dan collegial professional.
(Bowman & Bowman, 1998)
website / homepage potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pemasaran/periklanan, diseminasi informasi,danpublikasi.komputer video conference potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk therapy, pekerjaanrumah,referral dan konsultasi.sistem buletin / listservs / newsgroups potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk konsultasi; referral /alih tangan kasus, sumber daya untuk informasi; dan kegiatan asosiasi professional.(Bowman&Bowman,1998)simulasi terkomputerisasi potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk supervisi dan pelatihan kompetensi.pangkalan data / FTP (File Transfer Protocol) Sites potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk penelitian, sumber informasi bagi therapist, sumber informasi perpustakaan, transfer rekaman klien,penilaian dan analisis.chatroom / electronic dicussion groups potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk terapi kelompok, membantu diri sendiri dan reinforcement (dukungan/pengukuhan).
software potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pelatihan keterampilan dan keahlian, bantuan diri sendiri,dan pelatihan keterampilan pekerjaan rumah.dari beberapa potensi penggunaan komputer berbasis internet diatas maka konselor dapat melakukan berbagai inovasi layanan bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan potensi tersebut, tentu dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan konselor.
website / homepage potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pemasaran/periklanan, diseminasi informasi,danpublikasi.komputer video conference potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk therapy, pekerjaanrumah,referral dan konsultasi.sistem buletin / listservs / newsgroups potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk konsultasi; referral /alih tangan kasus, sumber daya untuk informasi; dan kegiatan asosiasi professional.(Bowman&Bowman,1998)simulasi terkomputerisasi potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk supervisi dan pelatihan kompetensi.pangkalan data / FTP (File Transfer Protocol) Sites potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk penelitian, sumber informasi bagi therapist, sumber informasi perpustakaan, transfer rekaman klien,penilaian dan analisis.chatroom / electronic dicussion groups potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk terapi kelompok, membantu diri sendiri dan reinforcement (dukungan/pengukuhan).
software potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pelatihan keterampilan dan keahlian, bantuan diri sendiri,dan pelatihan keterampilan pekerjaan rumah.dari beberapa potensi penggunaan komputer berbasis internet diatas maka konselor dapat melakukan berbagai inovasi layanan bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan potensi tersebut, tentu dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan konselor.
Berdasarkan
potensi penggunaan komputer untuk konselor, dapat diuraikan manfaat penggunaan
teknologi computer untuk Bimbingan dan Konseling (Sampson , Kolodinsky, &
Greeno 1997). Setidaknya ada 28 (dua puluh delapan) manfaat dari penggunaan
komputer berbasis internet terhadap profesi konseling,
Tabel Manfaat
Komputer berbasis Internet untuk Bimbingan dan Konseling
1.
Bantuan diri Software
2. Client/therapistEmail/suratelektronik
3. Collegial professional Email / surat elektronik
4. Diseminasi informasi Website / homepage
5. Dukungan / pengukuhan Chat rooms
6. Kegiatan asosiasi professional Newsgroups
7. Konsultasi a. Computer konferensi video, b. Newsgroups
8. Marketing Email / surat elektronik
9. Masukan Email / surat elektronik
10. Membantu diri sendiri Chat rooms
11. Monitoring inter-sessions Email / surat elektronik
12. Pekerjaan rumah a. Email / surat elektronik, b. Computer konferensi video, c. Software
13. Pelatihan keterampilan Software
14. Pelatihan kompetensi Simulasi terkomputerisasi
15. Pemasaran / periklanan Website / homepage
16. Penelitian a. Email / surat elektronik, b. Pangkalan data / FTP site
17. Penilaian dan analisis Pangkalan data / FTP site
18. Publikasi Website / homepage
19. Referral / alih tangan a. Newsgroups, b. Email / surat elektronik, c. Komputer konferensi video 20. Screening email / surat elektronik
21. Sumber daya untuk informasi a. Newsgroups, b. Pangkalan data / FTP site
22. Sumber informasi perpustakaan Pangkalan data / FTP site
23. Supervisi Simulasi terkomputerisasi
24. Surat menyurat untuk penjadwalan / janji Email / surat elektronik
25. Terapi kelompok Chat rooms
26. Terapi a. Email / surat elektronik, b. Komputer konferensi video
27. Tindak lanjut post-therapeutic Email / surat elektronik
28. Transfer rekaman klien a. Email / surat elektronik, b. Pangkalan data / FTP site
2. Client/therapistEmail/suratelektronik
3. Collegial professional Email / surat elektronik
4. Diseminasi informasi Website / homepage
5. Dukungan / pengukuhan Chat rooms
6. Kegiatan asosiasi professional Newsgroups
7. Konsultasi a. Computer konferensi video, b. Newsgroups
8. Marketing Email / surat elektronik
9. Masukan Email / surat elektronik
10. Membantu diri sendiri Chat rooms
11. Monitoring inter-sessions Email / surat elektronik
12. Pekerjaan rumah a. Email / surat elektronik, b. Computer konferensi video, c. Software
13. Pelatihan keterampilan Software
14. Pelatihan kompetensi Simulasi terkomputerisasi
15. Pemasaran / periklanan Website / homepage
16. Penelitian a. Email / surat elektronik, b. Pangkalan data / FTP site
17. Penilaian dan analisis Pangkalan data / FTP site
18. Publikasi Website / homepage
19. Referral / alih tangan a. Newsgroups, b. Email / surat elektronik, c. Komputer konferensi video 20. Screening email / surat elektronik
21. Sumber daya untuk informasi a. Newsgroups, b. Pangkalan data / FTP site
22. Sumber informasi perpustakaan Pangkalan data / FTP site
23. Supervisi Simulasi terkomputerisasi
24. Surat menyurat untuk penjadwalan / janji Email / surat elektronik
25. Terapi kelompok Chat rooms
26. Terapi a. Email / surat elektronik, b. Komputer konferensi video
27. Tindak lanjut post-therapeutic Email / surat elektronik
28. Transfer rekaman klien a. Email / surat elektronik, b. Pangkalan data / FTP site
1.
Definisi Internet
Interconnected
Network atau yang lebih populer dengan sebutan Internet adalah sebuah sistem
komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan
komputer di seluruh dunia. Internet bisa memberikan informasi yang sifatnya
mendidik, positif dan bermanfaat bagi ummat manusia. tapi juga bisa dijadikan
sebagai lahan kejelekan dan kemaksiatan. Hanya etika, mental dan keimanan
masing-masinglah yang menentukan batas-batasnya apakah anda ingin menjadi
seorang netter, hacker atau craker.
2. Dasar-dasar Internet
Dalam dunia internet ada istilah yang dikenal dengan browshing yakni kegiatan menjelajah dalam dunia maya untuk mencari informasi. Browsing merupakan kegiatan mencari informasi dengan fasilitas bantu yang disebut Browser. Istilah kedua adalah Search Engine atau mesin pencari merupakan sebuah situs yang membantu mencari informasi diinternet. Istilah ketiga adalah Chating yakni kegiatan diskusi atau percakapan yang dilakukan dalam dunia maya.
Dalam dunia internet ada istilah yang dikenal dengan browshing yakni kegiatan menjelajah dalam dunia maya untuk mencari informasi. Browsing merupakan kegiatan mencari informasi dengan fasilitas bantu yang disebut Browser. Istilah kedua adalah Search Engine atau mesin pencari merupakan sebuah situs yang membantu mencari informasi diinternet. Istilah ketiga adalah Chating yakni kegiatan diskusi atau percakapan yang dilakukan dalam dunia maya.
a. Browser
adalah “alat pemandu menjelajah internet” yang akan mengantar anda malakukan
berbagai aktivitas di internet “dunia maya”. Program standar penjelajah
internet yang biasa kita pakai adalah Internet Explorer, karena pada dasarnya
internet explorer merupakan bagian dari paket program sistem operasi windows,
sebenarnya masih banyak web browser lain yang dapat anda gunakan walaupun cara
pemakaiannya sama.
b. Search
Engine atau mesin pencari merupakan sebuah situs yang membantu mencari
informasi diinternet. Hanya dengan mencantumkan sebuah keyword atau kata kunci
secara otomatis search engine akan mencari dan menyajikan semua informasi yang
mengandung kata tersebut kepada user atau pengguna. Untuk mengakses situs
search engine dalam dilakukan dengan menggunakan fasilitas browser. Dalam dunia
internet ada satu search engine yang sangat populer digunakan yaitu “google”.
c. Chatting
Layanan IRC(Internet Relay Chat), atau biasa disebut sebagai “chat” saja adalah sebuah bentuk komunikasi diintenet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikkan melalui keyboard. Dalam sebuah sesi chat, komnunikasi terjalin melalui saling bertukar pesan-pesan singkat. kegiatan ini disebut chatting dan pelakunya disebut sebagai chatter. Para chatter dapat saling berkomunikasi secara berkelompok dalam suatu chat room dengan membicarakan topik tertentu atau berpindah ke modus private untuk mengobrol berdua saja dengan chatter lain. Kegiatan chatting membutuhkan software yang disebut IRC Client, diantaranya yang paling populer adalah software mIRC. Ada juga beberapa variasi lain dari IRC, misalnya apa yang dikenal sebagai MUD (Multi-User Dungeon atau Multi-User Dimension). Berbeda dengan IRC yang hanya menampung obrolan, aplikasi pada MUD jauh lebih fleksibel dan luas. MUD lebih mirip seperti sebuah dunia virtual (virtual world) dimana para penggunanya dapat saling berinteraksi seperti halnya pada dunia nyata, misalnya dengan melakukan kegiatan tukar menukar fileatau meninggalkan pesan. Karenanya, selainuntuk bersenang-senang, MUD juga sering dipakai oleh komunitas ilmiah serta untuk kepentingan pendidikan (misalnya untuk memfasilitasi kegiatan kuliah jarak jauh). Yahoo merupakan salah satu situs yang menyediakan fasilitas chatting yang cukup terkenal yakni yahoo messenger dengan softwarenya ymsr. Dengan fitur yang lebih lengkap seperti display foto, kamera (cam) dan suara (voice).
Dari berbagai uraian diatas maka seorang konselor dapat melakukan berbagai inovasi layanan bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan internet. Konselor mungkin dapat memulainya dengan merancang sebuah bentuk layanan yang berbasis internet kemudian menuangkannya dalam satuan layanan dan mengaplikasikannya.
Layanan IRC(Internet Relay Chat), atau biasa disebut sebagai “chat” saja adalah sebuah bentuk komunikasi diintenet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikkan melalui keyboard. Dalam sebuah sesi chat, komnunikasi terjalin melalui saling bertukar pesan-pesan singkat. kegiatan ini disebut chatting dan pelakunya disebut sebagai chatter. Para chatter dapat saling berkomunikasi secara berkelompok dalam suatu chat room dengan membicarakan topik tertentu atau berpindah ke modus private untuk mengobrol berdua saja dengan chatter lain. Kegiatan chatting membutuhkan software yang disebut IRC Client, diantaranya yang paling populer adalah software mIRC. Ada juga beberapa variasi lain dari IRC, misalnya apa yang dikenal sebagai MUD (Multi-User Dungeon atau Multi-User Dimension). Berbeda dengan IRC yang hanya menampung obrolan, aplikasi pada MUD jauh lebih fleksibel dan luas. MUD lebih mirip seperti sebuah dunia virtual (virtual world) dimana para penggunanya dapat saling berinteraksi seperti halnya pada dunia nyata, misalnya dengan melakukan kegiatan tukar menukar fileatau meninggalkan pesan. Karenanya, selainuntuk bersenang-senang, MUD juga sering dipakai oleh komunitas ilmiah serta untuk kepentingan pendidikan (misalnya untuk memfasilitasi kegiatan kuliah jarak jauh). Yahoo merupakan salah satu situs yang menyediakan fasilitas chatting yang cukup terkenal yakni yahoo messenger dengan softwarenya ymsr. Dengan fitur yang lebih lengkap seperti display foto, kamera (cam) dan suara (voice).
Dari berbagai uraian diatas maka seorang konselor dapat melakukan berbagai inovasi layanan bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan internet. Konselor mungkin dapat memulainya dengan merancang sebuah bentuk layanan yang berbasis internet kemudian menuangkannya dalam satuan layanan dan mengaplikasikannya.
4. Penutup
Dewasa ini, penggunaan internet telah memasuki pada
hampir semua aspek kehidupan,
baik sosial, ekonomi, pendidikan, hiburan, bahkan keagamaan. Kita dapat mengetahui berita-berita teraktual hanya dengan mengklik situs-situs berita diweb. Demikian pula dengan kurs mata uang atau perkembangan di lantai bursa, internet dapat menyajikannya lebih cepat dari media manapun. Para akademisi merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan internet. Aneka referensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Para mahasiswa tidak lagi perlu mengaduk-aduk buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Cukup dengan memanfaatkan search engine, materi-materi yang relevan dapat segera ditemukan. Selain menghemat tenaga dalam mencarinya, materi-materi yang dapat ditemui diinternet cenderung lebih up-to-date.
baik sosial, ekonomi, pendidikan, hiburan, bahkan keagamaan. Kita dapat mengetahui berita-berita teraktual hanya dengan mengklik situs-situs berita diweb. Demikian pula dengan kurs mata uang atau perkembangan di lantai bursa, internet dapat menyajikannya lebih cepat dari media manapun. Para akademisi merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan internet. Aneka referensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Para mahasiswa tidak lagi perlu mengaduk-aduk buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Cukup dengan memanfaatkan search engine, materi-materi yang relevan dapat segera ditemukan. Selain menghemat tenaga dalam mencarinya, materi-materi yang dapat ditemui diinternet cenderung lebih up-to-date.
Buku-buku teks
konvensional memiliki rentang waktu antara proses penulisan, penerbitan, sampai
ke tahap pemasaran. Kalau ada perbaikan maupun tambahan, itu akan dimuat dalam
edisi cetak ulangnya, dan itu jelas membutuhkan waktu. Kendala semacam ini
nyaris tidak ditemui dalam publikasi materi ilmiah di internet mengingat
meng-upload sebuah halaman web tidaklah sesulit menerbitkan sebuah buku.
Akibatnya, materi ilmiah yang diterbitkan melalui internet cenderung lebih
aktual dibandingkan yang diterbitkan dalam bentuk buku konvensional. Kelebihan
sarana internet yang tidak mengenal batas geografis juga menjadikan internet
sebagai sarana yang ideal untuk melakukan kegiatan belajar jarak jauh, baik
melalui kursus tertulis maupun perkuliahan. Tentu saja ini menambah panjang
daftar keuntungan bagi mereka yang memang ingin maju dengan memanfaatkan sarana
internet.
Dengan segala
kelebihan dan kekurangannya internet dapat menimbulkan suasana yang berbeda
dalam menjalin hubungan antara konselor dengan klien. Tapi internet hanya
sebatas alat atau media dalam penyelenggaraan layanan bimbingan konseling bukan
sebagai tujuan, maka konselor juga perlu memperhatikan efektifitas
penggunaannya. Keberhasilan layanan yang diberikan amat tergantung dari
keterampilan konselor dalam mengelola layanan bimbingan dan konseling.
daftar Pustaka
Triyanto, Agus. Jurnal Psikologi Pendidikan
dan Konseling. No. 01 Th. I, Januari 2006.Universitas Negeri Yogyakarta.
Soemantri, Maman. (2006). Mengenal kebutuhan keahlian computer di perguruan tinggi.
(http://www.geocities.com/-mmsomantri/butuhkmpdipt.htm)
Avicena,Jurnal Kependidikan Tahun 1, Nomor 01, Juni 2013, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Magelang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar